[Tutorial] Membuat Online Database dengan Google Spreadsheet

Berawal dari sebuah inspirasi untuk membuat aplikasi Project Viewer dengan menyimpan data pada database MySQL yang ada pada hosting, lalu menemukan cara ini yang cukup relevan dan bisa dijadikan pilihan terbaik untuk menyimpan data suatu aplikasi. Pasalnya, Google Spreadsheet memiliki kemampuan yang hampir sama dengan database MySQL atau sejenisnya. Hanya bermodalkan pengetahuan mengolah data dan mempelajari penggunaan MS. Excel, kamu bisa membuat database dengan menggunakan Google Spreadsheet.

Berikut langkah-langkahnya.

1. Klik link ini Google Spreadsheet, lalu buat Spreadsheet baru dengan menekan tombol bulat merah dibagian kanan bawah.

2. Cara pengisian data yaitu, pada bagian kolom A baris ke 1 tidak diisikan data atau biarkan kosong, pada kolom B sampai seterusnya adalah bagian field dan pada baris 2 sampai seterusnya adalah bagian record. Misalkan, pada field 1 (baris 1 kolom B) isikan “Data1” dan pada baris 2 sampai 5 kolom A isikan “Nama”, “Tempat”, “Tanggal”, “Status” secara berurutan.

3. Setelah data diisi, klik File > Publikasikan di web lalu pilih format .csv dan klik publikasikan. Simpan link tersebut atau biarkan saja pop up itu terbuka.

4. Buat projek baru pada construct 2 dan tambahkan objek baru pada layout yaitu Ajax, Csv dan Text.

5. Pada event sheet, tambahkan event baru atau baris pertama yaitu System > On start of layout dan tambahkan action Ajax Request URL. Isi kan URL yang sebelumnya dibuat pada langkah nomer 3.

 

6. Baris selanjutnya atau baris kedua, tambahkan event Ajax > On any completed dan tambahkan action CSV > Load table dan isikan “AJAX.LastData” tanpa kutip.

7. Masih pada baris Kedua (Ajax), tambahkan action Text > Set text “CSV.At(“Data1″,”Nama”)” tanpa kutip diawal dan akhir.
~ Bagian “Data1” adalah field dan “Nama” adalah record.

8. Tampilkan semua isi record pada field Data1 dengan menambahkan action Text > Append text dan isikan dengan “newline&~tanpa kutip diawal pengisian, lalu tambahkan field Data1 dan record selanjutnya.

9. Isi dari semua baris.

10. Selesai.

  • Kelebihan

– Lebih mudah tanpa harus mempelajari bahasa pemrograman database (SQL).
– Bisa diakses online dimanapun, baik itu komputer atau smartphone (download aplikasi Google Spreadsheet diplaystore).
– Tidak memerlukan biaya sewa hosting.
– Tidak khawatir terjadinya bandwith overload atau server penuh.
– Bisa membuat hak akses untuk beberapa record, field dan sheet tertentu.
– Kecepatan load data lebih cepat dibandingkan database pada hosting.
– Terdapat history data untuk mengembalikan data yang sebelum atau sesudah perubahan.

  • Kekurangan

– Tidak bisa / belum menemukan cara untuk CRUID (Create, Update, Insert, Delete) data langsung pada event Construct 2.
– Sampai saat ini belum ditemukan, apabila ada akan diperbarui tutorial ini.

 

  • Kesimpulan

Menggunakan Google Spreadsheet sebagai penyimpanan data lebih efektif dibandingkan dengan database pada sebuah hosting (SQL Database) ini dikarenakan Google Spreadsheet memiliki fungsi yang sama dengan kemampuan yang melebihi SQL Database.

Tutorial dibuat untuk memenuhi kewajiban saya yang tertunda yaitu “membantu sesama”.

Contoh aplikasi yang menerapkan Spreadsheet sebagai penyimpanan data Project Viewer atau ini.



 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More